Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan dan Fluktuasi Surplus Perdagangan 2026

Defisit transaksi berjalan Indonesia diproyeksikan melebar menjadi 2,49% dari PDB pada 2026, dibandingkan 0,09% pada 2025, sekaligus menurunkan cadangan devisa ke kisaran USD 143–147 miliar dari USD 156,47 miliar pada akhir 2025. Lonjakan impor 19,94% pada Januari–Juli 2026, didorong oleh 91,33% impor yang berasal dari bahan baku, penolong, dan barang modal, sekaligus menimbulkan tekanan pada neraca perdagangan. Meskipun surplus perdagangan Agustus 2026 mencapai USD 3,55 miliar, kumulatif Januari–Agustus 2026 hanya USD 7,25 miliar—menurun drastis dari USD 29,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pemerintah yang mendukung pertumbuhan dan ketidakpastian geopolitik dianggap memicu peningkatan permintaan impor, sementara ekspor tertekan oleh permintaan global yang lemah.

Menurut tiap media