Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair 2,6 Ton dan Rokok Ilegal di Perairan Kepulauan Riau
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Operasi gabungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis methamphetamine (sabu) cair seberat 2,6 ton serta 1.570.000 batang rokok ilegal tanpa pita cukai. Penangkapan dilakukan terhadap kapal MV Ocean Porter bendera Tanzania di perairan Kepulauan Riau pada 17-18 Agustus 2026. Kapal tersebut diduga melakukan aktivitas ship-to-ship di perairan Andaman-Selat Malaka sebelum menuju Selat Singapura. Tim gabungan mengamankan kapal di perairan utara Tanjung Parit pada malam hari dengan dukungan beberapa kapal patroli Bea Cukai. Dalam penyelundupan ini terdapat 8 drum dan 1 tangki cairan menyengat yang teridentifikasi positif sabu, serta 157 boks rokok polos merek GD dari Tiongkok dengan nilai Rp3,9 miliar dan potensi kerugian negara Rp4,46 miliar. Dari operasi tersebut, 10 anak buah kapal (ABK) warga negara Myanmar juga ditangkap. Beberapa media menyebut lokasi penangkapan yang berbeda, yaitu ANTARA News melaporkan di Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 21 Agustus 2026, yang berbeda dengan penyebutan lokasi dan tanggal di media lainnya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu & Jutaan Rokok Ilegal di Kepri
21 Agustus 2026 pukul 16.20 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair & 1,57 Juta Rokok Ilegal
21 Agustus 2026 pukul 17.45 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
DJBC Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair 2,6 Ton, Masuk Saat HUT RI ke-81
21 Agustus 2026 pukul 18.10 · Baca aslinya ↗
Kapal Tanzania Bawa Sabu Cair 2,6 Ton Ditangkap di RI, 10 ABK Ditahan
23 Agustus 2026 pukul 13.00 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Berupaya selundupkan 2,6 ton sabu-sabu cair ke Indonesia, 10 warga Myanmar ditangkap
21 Agustus 2026 pukul 19.02 · Baca aslinya ↗