Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah melemah akibat suku bunga Fed naik, tekanan geopolitik, dan minyak di atas $100

Rupiah melemah pada Senin, 21 September 2026, menjadi Rp17.783 per dolar AS (0,14% turun) atau Rp17.830 (0,56% turun) tergantung sumber. Kenaikan suku bunga Fed ke 3,75-4% pada 16 September 2026 menjadi faktor utama, dengan proyeksi naik ke 4-4,25% akhir 2026. Imbal hasil obligasi 10 tahun mencapai 5% dan 2 tahun 4,756% tertinggi 2024. Harga minyak di atas US$100/barel dan konflik Timur Tengah-Eropa Timur menambah tekanan. Bank Indonesia diperkirakan menahan suku bunga pada Rapat Dewan Gubernur 23 September 2026, dengan rupiah diprediksi 17.700-17.850. BI melakukan intervensi melalui NDF, spot, DNDF, dan pembelian SBN serta koordinasi dengan sektor swasta untuk memperkuat arus masuk modal asing.

Menurut tiap media