7 media · 7 artikel · Ekonomi ·
PNM dan BRINS bantu pulihkan perajin tenun Sade pasca kebakaran Agustus
Kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah pada Agustus lalu menghancurkan rumah, tempat usaha, dan alat kerja warga, terutama para perajin tenun dan kerajinan. Dari enam sumber melaporkan, lima menyebutkan 56 nasabah PNM Mekaar terdampak, sementara satu sumber (SINDOnews) tidak menyebutkan jumlah pasti. Kerusakan tidak hanya menyentuh bangunan tetapi juga menghilangkan sumber penghidupan utama keluarga yang bergantung pada usaha tradisional. PT Permodalan Nasional Madaki (PNM) bersama BRI Insurance (BRINS) meluncurkan program Madani Tanggap Desa Adat Sade untuk membantu pemulihan. Bantuan awal meliputi peralatan dapur, kebutuhan dasar, alat tenun, mesin jahit industrial, dan gawangan. BRINS juga memberikan klaim asuransi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pemeriksaan kesehatan gratis diselenggarakan untuk warga dan anak-anak. Beberapa sumber menyebutkan bantuan sudah disalurkan, sementara lainnya menekankan fokus pada penguatan usaha agar warga dapat kembali produktif. Program ini dilanjutkan dengan pendampingan meliputi penguatan usaha melalui klasterisasi, Ruang Pintar, dan akses pasar yang lebih luas. Direktur PNM Kindaris menegaskan pemulihan harus mencakup fondasi ekonomi keluarga agar warisan budaya tenun Sasak dipertahankan. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas ekonomi dan memulihkan kehidupan pasca bencana.