Krakatau Meletus, Peneliti BRIN Ingatkan Petaka Besar Tahun 1883
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau meletus secara bertahap dari Jumat (4/9/2024) pukul 23:07 hingga Sabtu (5/9/2024) pukul 04:40 WIB, menyusul kenaikan status vulkaniknya sejak Juli 2026. Aktivitas ini menandakan kembali meningkatnya letusan setelah periode rekonstruksi pasca bencana Desember 2018. Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan bahwa pertumbuhan tubuh gunung masih kecil dan belum berpotensi menyebabkan tsunami skala besar. Kepala PVMBG Rita Susilowati menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan dari stasiun Pasauran dan Kalianda, tidak ada ancaman keruntuhan masif yang dapat memicu gelombang tsunami. Tsunami pada Desember 2018 lalu disebabkan oleh longsoran sebagian tubuh gunung ke laut akibat erupsi beruntun.
Para ilmuwan juga mengingatkan kembali kekuatan letusan Krakatau pada tahun 1883 yang pernah menggelapkan langit di seluruh dunia dan menyebabkan gangguan iklim global. Profesor BRIN Erma Yulihastin melaporkan melalui pemantauan satelit bahwa letusan piroklastik masih berlanjut dan bergerak ke arah barat sejauh 851 km, membentuk awan pirocumulus tinggi 13-14 km yang menyentuh tropopause. Awan berbahaya ini juga meluas ke Pulau Enggano dan berpotensi menjangkau wilayah Serang, Banten jika kondisi angin dan tekanan udara mendukung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.07
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pantai Carita Pandeglang Tetap Ramai Wisatawan
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 11.57
Badan Geologi Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Tsunami
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 11.50
Profesor BRIN Ingatkan Mimpi Buruk Krakatau 1883, Soroti Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Update Kondisi Kubah Lava Anak Krakatau Pascatsunami 2018-Erupsi Terus
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.15
Warga Diminta Waspada Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Dentuman
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.30
Krakatau Meletus, Peringatan Buat Kapal-Kapal Melintas Selat Sunda
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 09.35
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15