'Combo' Penyebab Banjir Bandang Nepal dan Alarm Perubahan Iklim Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di Nepal disebabkan oleh kombinasi runtuhnya gletser dan jebolnya bendungan es bak dalam waktu singkat. Perubahan iklim global mempercepat pencairan es di Pegunungan Himalaya, mengurangi daya gesek gletser hingga menyebabkan kollapsnya massa es. Runtuhannya menghasilkan guncangan serupa gempa (Mag. 5,0-5,2) dan membentuk bendungan alami dari longsoran serta es. Tekanan air terus meningkat hingga bendungan jebol, memicu banjir debit besar yang membawa material debris hancurkan infrastruktur dengan cepat. Jeda evakuasi sangat singkat, menghambat upaya mitigasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.45
Gambaran Kronologi Banjir Nepal: Es Raksasa Jatuh Bikin "Gempa" M5,2
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.37
Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
Berita terkait
Mengapa Banjir Bandang Nepal Bisa Terjadi Tanpa Hujan?
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.15
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21
Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 472 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.56
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45