Amerika Terpecah Belah, Banyak Orang Teriak Bahaya Kecuali Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pemimpin teknologi termasuk CEO Anthropic Dario Amodei, OpenAI Sam Altman, dan Elon Musk menyerukan penghentian sementara pengembangan AI akibat kekhawatiran bahaya eksistensial. Mereka khawatir kemajuan AI yang cepat dapat menyebabkan kepunahan manusia dalam dekade mendatang. Keahawatiran ini memicu perpecahan politik di Amerika Serikat, dengan Senator Bernie Sanders dan Steve Bannon secara tidak terduga bersatu mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan AI.
Presiden Donald Trump dan Ketua DPR Mike Johnson menolak kontrol pemerintah atas AI, berargumen AS harus menjaga inovasi untuk bersaing melawan China. Johnson menyatakan bahwa regulasi berlebihan akan menghambat keunggulan kompetitif AS dan mekanisme pasar lebih baik mengatur industri ini. Mereka mendukung pendekatan 'hands-off' yang memungkinkan perusahaan teknologi mengatur diri sendiri.
Kritikus termasuk Sanders memperingatkan AI dapat menghilangkan puluhan juta lapangan kerja dan telah disalahgunakan untuk merancang virus berbahaya. Sanders mendesak Trump bernegosiasi dengan Presiden China Xi Jin Jin untuk pembatasan AI. Sementara itu, raksasa teknologi seperti Nvidia khawatir regulasi ketat akan melemahkan daya saing AS di pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.29
CEO Teknologi Desak Regulasi Tangkal Ancaman AI, Trump Menolak!
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 17.18
Tak Khawatir AI, Trump Ingin Pengembangan Tak Ditahan-Tahan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.15
Dilema Regulasi AI: Ancaman Eksistensial dan Pertaruhan Politik AS
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.15
China Tolak Seruan Bos Teknologi AS untuk Perlambat Pengembangan AI
Berita terkait
China Bilang Amerika Cuma Gertak, Tuduh Ada Motif Tersembunyi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.05
Bos Anthropic Peringatkan AI Bisa Lepas Kendali, Ancam Manusia
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.25
Ahli Peringatkan AI Bisa Musnahkan Manusia, Ini Penjelasannya
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.00
Cerita Megawati Kaget Wajahnya Dicatut AI Iklan Kue
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.16