China Bilang Amerika Cuma Gertak, Tuduh Ada Motif Tersembunyi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah China menolak seruan pemimpin perusahaan teknologi AS seperti OpenAI, Anthropic, dan Elon Musk untuk memperlambat pengembangan kecerdasan buatan (AI). China menilai peringatan mengenai bahaya AI hanyalah taktik untuk menakut-nakuti publik dan kedok untuk menghambat kemajuan negara lain agar perusahaan AS tetap mendominasi pasar global.
Menanggapi hal tersebut, China justru mempercepat pembangunan sistem pengawasan dan pengembangan AI sebagai bagian dari persaingan teknologi dunia. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga menolak perlambatan tersebut demi menjaga keunggulan AS atas China. Ketegangan ini berdampak pada pasar saham, salah satunya penurunan saham SoftBank hingga 10 persen di Jepang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.15
China Tolak Seruan Bos Teknologi AS untuk Perlambat Pengembangan AI
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.22
Perlombaan AI AS-Tiongkok antara Ancaman Eksistensial dan Dominasi Global
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.09
China Serukan AS Setop Persiapkan Perang di Luar Angkasa
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.30
China Respons Seruan Perlambat AI, Sebut Cuma Gertak Sambal
Berita terkait
Kenapa Raksasa Teknologi AS Dukung Model AI Open Source ala China?
CNN Indonesia · 26 Juli 2026 pukul 18.15
Amerika dan China Makin Panas Jelang Trump Ketemu Xi Jinping
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.10
AS Tak Sengaja Ciptakan Poros China, Rusia, dan Iran yang Justru Berbahaya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 21.03
Rombongan Taipan China Mau Serbu Gedung Putih, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.20