Banjir Bandang Mematikan di Nepal, Apakah Krisis Iklim Berperan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2025 menyebabkan 633 kematian dan hampir 3.000 orang hilang hingga 29 Agustus. Para pakar mencurigai bongkakan besar gletser yang terlepas menyumbat sungai, lalu melepas air dengan tekanan dahsyat setara gempa magnitudo 5,2. Jakob Steiner dari Universitas Graz memastikan bahwa bagian bawah gletser benar-benar terlepas, memicu aliran puing-puing yang menimbulkan kekacauan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 12.41
Rekayasa Manusia Dinilai Perparah Dampak Banjir Bandang di Nepal
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 08.22
China Peringatkan Bencana Lanjutan Pascabanjir di Perbatasan Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
Berita terkait
USGS: Banjir bandang di Nepal dipicu runtuhnya gletser
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 21.15
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
“Apa Gunanya Hidup Lagi?” Duka Ibu di Nepal Selamat di Dahan Pohon tapi Kehilangan Putra Tunggalnya
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.56