WeTV, Lazada, & Blibli Masuk Radar, Disebut Platform Berisiko Tinggi bagi Anak, Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memverifikasi 60 penyelenggara produk, layanan, dan fitur (PLF) yang memiliki profil risiko bagi anak-anak. Berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas), 38 PLF dikategorikan berisiko rendah dan 22 PLF dikategorikan berisiko tinggi.
Platform dengan profil risiko tinggi dilarang memberikan akses kepada pengguna anak di bawah usia 16 tahun karena dianggap tidak aman. Hingga 6 September 2026, tercatat 252 PLF dari 94 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) telah menyelesaikan penilaian mandiri untuk menentukan tingkat perlindungan yang harus diterapkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 19.19
Telegram hingga Lazada Jadi Platform Berisiko Tinggi, Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.35
Komdigi Ungkap 22 Aplikasi HP Berisiko Tinggi, Warga RI Banyak Pakai
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 18.30
Komdigi Pasang Denda 6 Persen untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.30
PP Tunas Jalan Enam Bulan, Komdigi Klaim 28 Juta Akun Anak Sudah Terlindungi
Berita terkait
PP Tunas Bebaskan 28 Juta Anak dari Medsos
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.23
Komdigi Ancam Denda Aplikasi Medsos Kalau Masih 'Ngeyel'
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.00
Menkomdigi: X, Meta, YouTube, TikTok Belum Sepenuhnya Patuh PP Tunas
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.14
28 Juta Akun Medsos Diblokir Ikut Aturan Pemerintah RI
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.40