Menkomdigi minta Meta mempercepat penonaktifan akun anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mendesak Meta untuk mempercepat implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) guna melindungi anak di ruang digital. Pemerintah menuntut kontrol usia lebih ketat, desain produk aman, serta penonaktifan akun pengguna di bawah 16 tahun pada Facebook, Instagram, dan Threads dengan target waktu yang konkret.
Meta melaporkan telah menonaktifkan 184.000 akun di bawah 13 tahun (85.000 Instagram, 99.000 Facebook) periode 28 Maret hingga 27 Mei 2026. Selain perlindungan anak, pemerintah meminta Meta lebih proaktif menghapus konten ilegal seperti judi online, pornografi, dan hoaks. Platform yang tidak patuh terancam sanksi administratif hingga pemutusan akses.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.30
Meutya Desak Meta Percepat Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.00
Bertemu Petinggi Meta, Meutya Hafid Minta Percepatan Pembatasan Akun Anak
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Menteri Meutya Ketemu CEO Roblox di Amerika, Minta Buka Kantor di RI
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 19.56
Menkomdigi: 70 Juta Anak Indonesia Perlu Dilindungi dari Risiko AI
Berita terkait
Tak Patuh PP Tunas, Platform Digital Terancam Denda Hingga Blokir
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.04
Amerika Ikut Aturan RI, Seluruh Dunia Berubah Total
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.45
Kemerdekaan di ruang digital
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 19.02
Menkomdigi hadiri forum PBB tentang perlindungan anak dari risiko AI
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 13.59