Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Di PBB, Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Perlindungan 70 Juta Anak Indonesia di Tengah Pesatnya AI

Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya perlindungan bagi sekitar 70 juta anak Indonesia dalam ekosistem digital yang dipengaruhi kecerdasan artifisial (AI). Hal ini disampaikan dalam forum PBB di New York guna memastikan keselamatan dan hak anak terjamin sejak awal pengembangan teknologi, bukan setelah risiko muncul.

Meutya menyatakan bahwa meskipun AI bermanfaat bagi pembelajaran dan kreativitas, tanggung jawab keselamatan anak tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada algoritma. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, platform teknologi, orang tua, dan komunitas internasional melalui Global Coalition for Children’s Rights and Protection in the Age of AI.

Sebagai langkah konkret, koalisi meluncurkan roadmap 2026-2027. Agenda utamanya meliputi penguatan privasi sejak tahap perancangan, peningkatan akuntabilitas, pengembangan standar pengujian, literasi AI, serta penanganan penyalahgunaan AI untuk materi kekerasan seksual anak dan deepfake.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait