Game Pesaing GTA Batal Dibikin, Pengembangnya Kena PHK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tencent membatalkan proyek game open-world cyberpunk bernama Last Sentinel yang dikembangkan oleh Lightspeed LA selama lebih dari enam tahun. Proyek ini menelan biaya pengembangan hingga lebih dari USD 300 juta dan digadang-gadang menjadi pesaing langsung game Grand Theft Auto (GTA). Kabar pembatalan ini didasarkan pada laporan Bloomberg, meskipun Tencent sempat membantahnya. Sekitar 80 pengembang kehilangan pekerjaan akibat PHK terkait keputusan ini. Lightspeed LA mengonfirmasi adanya perampingan dengan alasan pergeseran arah kreatif dan hasil evaluasi internal serta play-testing yang kurang memuaskan. Proyek ini juga sempat ditayangkan sebagai teaser di The Game Awards 2023, namun hingga kini belum pernah memamerjkan gameplay nyata ke publik. Sesi pengujian internal pada awal 2026 juga dilaporkan memberikan respons negatif dari pengguna. Sumber internal menyebutkan bahwa proyek ini mengalami berbagai masalah sejak awal, termasuk gaya kepemimpinan yang memicu polarisasi dan ukuran tim yang terlalu kecil untuk mengembangkan game skala besar seperti GTA. Lightspeed LA didirikan pada 2020 dan menjadi bagian dari upaya Tencent untuk merebut pasar game AAA di Barat. Kegagalan ini menambah daftar panjang masalah yang dialami studio Tencent di Amerika Utara, seperti penutupan TiMi Montreal dan pembubaran Team Kaiju pada 2023.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Mau Lindungi Warga RI dari Semua Ancaman:PHK-Kekerasan Fisik
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.47
Usai Pidato Prabowo, Tamsil Linrung Sebut Ekonomi Masih Punya Harapan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.06
Pekerja Migran, PHK-Pendidikan: 8 Fokus DPR Awasi Pemerintahan Prabowo
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.11
PT GNI di Morowali PHK 1.900 Karyawan, Manajemen Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.10