Ilmuwan Raih 'Nobel' Berkat Teliti Protein Susu Kecoa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim peneliti internasional meraih Penghargaan Kimia Ig Nobel ke-36 atas penelitian protein susu pada kecoa kumbang pasifik (Diploptera punctata). Menggunakan teknologi sinar X radiasi sinkrotron di Jepang, peneliti menemukan bahwa susu tersebut membentuk kristal kecil di usus embrio yang berfungsi sebagai sumber nutrisi stabil untuk pertumbuhan serangga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi dalam susu kecoa mencapai tiga kali lipat dibandingkan protein susu sapi. Protein kristal ini bersifat heterogen dalam berat dan kandungan, sehingga mampu menyediakan nutrisi lengkap bagi embrio yang sedang berkembang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 22.00
Teliti Gizi Susu Kecoa, Ilmuwan Raih Nobel
Berita terkait
11 Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan, Bisa Mengontrol Kadar Gula Darah
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.30
Enam Buah Kaya Nutrisi untuk Melengkapi Pola Makan Sehat
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.00
3 Makanan Kaya Omega-3 yang Baik untuk Tubuh
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 08.39
5 Manfaat Apel, Bantu Merelaksasi Pembuluh Darah
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 07.20