Komdigi Buka Suara Banyak Akun WhatsApp Diretas dan Kena Suspend
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka suara terkait meningkatnya kasus akun WhatsApp yang diambil alih peretas, digunakan untuk mempromosikan judi online (judol), dan berujung terkena suspend oleh Meta. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada Meta Indonesia untuk menjelaskan penyebab pemblokiran atau hilangnya akun WhatsApp, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta status pemulihan akun yang terdampak. Meta diminta memberikan tanggapan tertulis paling lambat pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan tenggat waktu lima hari sejak permintaan disampaikan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Selain itu, Komdigi juga meminta Meta untuk menyediakan kanal aduan khusus bagi pengguna yang terdampak agar dapat melaporkan dan memperoleh bantuan terkait akun yang diretas atau disuspend. Pemerintah akan memantau dan memastikan Meta menindaklanjuti aduan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada platform. Kasus peretasan akun WhatsApp yang digunakan untuk penyebaran judol semakin marak terjadi di kalangan pengguna, termasuk korban seperti Hesti (34), seorang karyawan swasta yang mengaku tiga kali mengalami suspend akun WhatsApp akibat dugaan peretakan yang sama. Hesti mengaku bahwa suatu saat ia sedang menggunakan WhatsApp Web, tiba-tiba muncul banyak chat keluar ke nomor-nomor tidak dikenal yang berisi link judol. Setelah mencurigai adanya penyalahgunaan, ia keluar dari sesi WhatsApp Web, namun ketika membuka kembali WhatsApp di ponselnya, akunnya langsung diminta untuk ditinjau dan akhirnya disuspend. Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan tanggapan resmi dari Meta terkait isu ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 22.36
Komdigi Desak WhatsApp Jelaskan Penyebab Akun Terblokir, Senin Harus Dijawab
Berita terkait
Komdigi Panggil Meta Buntut Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.55
Temui Komdigi, Meta Akui Ada Kesalahan Sistem yang Sebabkan Akun WhatsApp Terblokir
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.35
Komdigi Panggil Meta soal Keluhan Pemblokiran Massal Akun WhatsApp
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 12.32
Bukan Diblokir Komdigi, WhatsApp Ungkap Alasan Akun Terblokir Massal
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.50