Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Krakatau 1883 Bikin Langit Dunia Berubah Warna, Ini Penjelasan Sains

Letusan gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883 di Selat Sunda menjadi salah satu bencana vulkanik paling mematikan dengan kekuatan setara 200 megaton. Bencana ini menyebabkan sekitar 36 ribu orang tewas dan 165 desa hancur, terutama akibat tsunami besar serta aliran gas panas. Dampaknya terasa secara global, di mana suhu rata-rata bumi menurun 0,6 derajat Celcius karena abu dan gas vulkanik menghalangi sinar matahari.

Kehadiran aerosol sulfat di atmosfer menciptakan fenomena optik unik yang mengubah warna langit di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa dan Amerika. Matahari terbenam tampak merah menyala, ungu, bahkan kehijauan, sementara Bulan terlihat kebiruan. Fenomena atmosferik yang ekstrem ini diduga menginspirasi karya seni era Impresionis dan Pasca-Impresionis, termasuk lukisan 'The Scream' karya Edvard Munch.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait