Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Limbah Radioaktif Bocor di Dasar Atlantik, Ada Temuan Mengejutkan

Ekspedisi NODSSUM menemukan lebih dari 200 ribu barel limbah radioaktif tingkat rendah dan menengah yang dibuang negara-negara Eropa di Atlantik Timur Laut antara 1949-1982. Pada kedalaman 4.000-5.000 meter, robot UlyX dan kapal selam Nautile mendeteksi korosi pada barel yang menyebabkan material radioaktif seperti kobalt-60 dan niobium-94 menyebar di dasar laut.

Temuan mengejutkan menunjukkan barel-barel tersebut menjadi 'oasis' bagi kehidupan laut. Berbagai organisme seperti anemon, spons, teripang, ikan, dan kepiting hidup di sekitar struktur limbah tersebut. Saat ini, para ilmuwan sedang menganalisis sampel sedimen dan organisme untuk memastikan apakah radionuklida telah masuk ke dalam rantai makanan atau menyebabkan toksisitas pada ekosistem laut dalam.

Berita terkait