Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Luhut Ungkap Peran AI di Balik Akta Kelahiran Otomatis

Pemerintah meluncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran melalui integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit/Puskesmas, SATUSEHAT, dan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta, pada 11 Juli 2026. Integrasi ini memungkinkan akta kelahiran diterbitkan otomatis dan dikirim secara daring segera setelah bayi lahir di fasilitas kesehatan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan akta kelahiran digital dapat diterima langsung di tempat persalinan, dikirim via email atau WhatsApp orang tua, dan dicetak mandiri untuk memutus praktik pungli. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa sekitar 4,8 juta bayi lahir setiap tahun (sekitar 13 ribu per hari), sehingga integrasi data diperlukan untuk mempercepat penerbitan dokumen kependudukan termasuk kartu keluarga.

Ketua KPTDP Luhut Binsar Pandjaitan menekankan peran kecerdasan buatan (AI) dalam membersihkan dan mengintegrasikan data antar sistem, sehingga layanan menjadi lebih cepat dan akurat. Semua data terhubung dan "berbicara" satu sama lain didukung AI untuk efisiensi transformasi digital pemerintahan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait