Masih Erupsi, Badan Geologi Ungkap Potensi Bahaya Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Jumat (4/9), dengan erupsi yang terus-menerus terjadi. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyatakan bahwa aktivitas gunung ini ditandai dengan frekuensi erupsi yang meningkat dan suplai magma serta gas yang masih berlangsung. Meski intensitas erupsi tinggi, Lana menegaskan bahwa frekuensi letusan tidak serta-merta mengindikasikan erupsi yang lebih besar akan terjadi.
Badan Geologi mengidentifikasi beberapa potensi bahaya utama dari peningkatan aktivitas Anak Krakatau, termasuk lontaran material pijar, batuan vulkanik, abu vulkanik, dan gas vulkanik berkonsentrasi tinggi. Bahaya ini dapat merusak peralatan di dekat pusat aktivitas dan membahayakan siapa pun yang masuk zona terlarang. Lana juga menyebutkan bahwa aktivitas vulkanik gunung ini masih berpotensi fluktuatif atau meningkat, didukung oleh rekaman data kegempaaan frekuensi rendah, hibrid, harmonik, dan tremor yang menunjukkan pergerakan fluida vulkanik.
Badan Geologi menegaskan bahwa prediksi pasti mengenai waktu dan besaran erupsi berikutnya tidak dapat ditentukan secara akurat. Oleh karena itu, pemantauan secara berkelanjutan dilakukan untuk mendeteksi perubahan parameter vulkanik secara real-time. Masyarakat, wisatawan, dan nelayan diimbau untuk mematuhi rekomendasi zona bahaya dan tidak mendekati kawasan kawah Gunung Anak Krakatau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 22.32
Sejarah Letusan Anak Krakatau, Gunung Ini Terus Tumbuh dari Laut
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.15
Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Picu Tsunami
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 11.01
Begini Dampak Buruk Menghirup Abu Vulkanik bagi Paru-paru, Jangan Disepelekan
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi Senin 24 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 250 Meter, Status Masih Siaga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 10.30
Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.25
Waspada Letusan Krakatau Lebih Besar, Ini Penjelasan Pakar Geologi
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 11.00
Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 09.54