Pabrik Mobil Listrik Mau Bangkrut Selamat Berkat Duit Pangeran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Talal Al Saud, membeli 5% saham produsen mobil listrik Lucid Motors. Pembelian ini melibatkan lebih dari 19 juta saham, sebagaimana dilaporkan dalam dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Aksi ini terjadi di tengah rumor bahwa Lucid Motors sedang menghadapi kesulitan keuangan serius dan berpotensi mengajukan kebangkrutan. Namun, pihak perusahaan telah membantah rumor tersebut.
Saham mayoritas Lucid Motors dimiliki oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, dengan kepemilikan sebesar 60% sejak tahun 2021. Pemerintah Arab Saudi menjadi sumber pendanaan utama bagi Lucid, baik melalui pembelian saham maupun pinjaman miliaran dolar untuk ekspansi pasar. Di samping investasi pangeran, Lucid juga sedang menjalani restrukturisasi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan berkali-kali sepanjang tahun 2026. Pemangkasan terakhir dilakukan di bawah kepemimpinan CEO baru, Silvio Napoli, sebagai bagian dari upaya penyederhanaan operasional perusahaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 20.40
Miliarder Arab Saudi Beli Saham Produsen Kendaraan Listrik Lucid Rp 2,34 Triliun
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 17.03
Porsche Pangkas 9.000 Karyawan, Kalah Saing dengan Mobil Listrik China
Berita terkait
Arab Saudi Mulai Produksi Mobil Listrik Sendiri, Ini 2 Model yang Disiapkan
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.49
Apindo Jatim Minta Evaluasi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan untuk Cegah PHK Masif
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 20.15
Misi Dagang Jatim di Arab Saudi Catat Potensi Transaksi Rp 6,7 Triliun
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.14
Pengusaha Mengeluhkan Rekor Pesangon RI Nomor Tiga Tertinggi di Dunia
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 17.48