Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Blokir Ribuan Akun Medsos, Hasilnya Tidak Terduga

Kebijatan larangan akses media sosial untuk anak di bawah 16 tahun di Australia yang diterapkan sejak Desember 2025 tampaknya kehilangan efeknya. Data Qustodio per Juli 2026 menunjukkan 26% anak berusia 13-15 tahun kembali menggunakan TikTok, hanya satu poin persen di bawah tingkat sebelum larangan. Untuk kelompok 10-12 tahun, penggunaan justru melebihi angka sebelumnya. Anak-anak mencari celah seperti memalsukan data usia dan menggunakan VPN untuk mengakses platform. Fenomena ini menimbulkan keraguan terhadap efektivitas verifikasi usia yang diterapkan oleh platform digital.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait