Proyek Matahari Buatan China Sedikit Lagi Rampung, Siap Beroperasi Tahun 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Proyek matahari buatan China, Burning Plasma Experimental Superconducting Tokamak (BEST), sedang dalam fase konstruksi di Hefei, Anhui. Komponen utama telah dikirim sejak Juli 2024 dan perakalan mencapai lebih dari setengah jalan. Fase empat kini berlangsung dengan pemasangan 'tong termos' raksasa yang meliputi bejana vakum, perisai termal, dan magnet toroidal untuk menahan plasma suhu tinggi. Pembangunan diproyeksikan selesai akhir 2027, dengan demonstrasi pembangkit listrik fusi deuterium-tritium diharapkan beroperasi tahun 2030. Rekannya termasuk plasma 100 juta derajat Celsius selama 1.066 detik pada 2025, serta pengujian magnet superkonduktor pada EAST yang berulang kali mencetak rekor dunia.
Bagikan
Berita terkait
China Tanam Turbin Raksasa di Laut, Sekali Putar Pasok Listrik 9 Hari
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.20
Permintaan Batu Bara Dunia Diproyeksi Melemah, Kecuali dari Negara Ini
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 08.15
Kapasitas PLTS China Tembus 1.288 GW, Lampaui Batu Bara
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.24
Waka MPR Dorong Kemitraan RI-China Bidang Transisi Energi-Ekonomi Hijau
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 10.27