Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rekam Warga Diam-Diam Pakai Kacamata Pintar, Pelaku Ditangkap Polisi

Kasus perekaman tanpa izin menggunakan kacamata pintar di pameran mobil GIIAS 2026 ramai diperbincangkan. Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menegaskan tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dan etika. Pemerintah melalui Komdigi akan mengambil langkah terukur untuk menyelesaikan masalah ini.

Insiden serupa juga terjadi di Skotlandia. Pelaku Scott Margerison dilaporkan ke polisi karena merekam orang secara diam-diam menggunakan kacamata pintar Meta. Ia aktif di TikTok dengan nama samaran E Dobbin dan mengunggah video perbincangannya dengan orang asing. Salah satu videonya memperlihatkan ia berbicara dengan pemilik toko keturunan India, menyebut teori konspirasi Rencana Kalergi. Pemilik toko menilai ucapan itu merendahkan. Ia mengaku menangis setelah mengetahui percakapannya direkam tanpa izin dan dipublikasikan.

Margerison juga ketahuan merekam saat tur di kapal feri MV Loch Seaforth hingga tur dihentikan. Polisi Skotlandia sedang meninjau rekaman untuk menentukan ada tidaknya unsur kriminalitas. Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran tentang potensi kacamata pintar merekam, menganalisis, dan menyimpan informasi tanpa sepengetahuan orang serta risiko terhadap privasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait