Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Hanya Anak Krakatau, Wilayah Banten Ini Dikepung 3 Sumber Bencana

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat upaya mitigasi bencana di Provinsi Banten, khususnya di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, yang berada di wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Kecamatan Sumur berada dekat dengan zona Megathrust, sesar aktif, dan Gunung Anak Krakatau, sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi. BMKG juga mengadakan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) untuk meningkatkan edukasi kesiapsiagaan masyarakat. Direktur Seismologi Teknik BMKG, Setyoajie Prayoedhie, menekankan pentingnya mitigasi yang melibatkan semua pihak untuk mengurangi risiko bencana. Kabupaten Pandeglang dipengaruhi oleh empat sumber utama potensi bencana: zona Megathrust selatan Jawa (potensi M 8,9), sesar aktif (Semangko dan Ujung Kulon), zona graben Selat Sunda, dan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tsunami pada 22 Desember 2018 akibat longsoran Gunung Anak Krakatau menyebabkan 292 orang tewas, 3.976 luka, dan puluhan ribu pengungsi di Kecamatan Sumur. Gempabumi M 6,9 pada 2019 juga sempat menyebabkan kepanikan di wilayah yang sama. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, BMKG telah menginstal tiga unit Warning Receiver System New Generation (WRS-NG) di lokasi strategis di Pandeglang dan mengaktifkan sirine peringatan dini di beberapa desa pesisir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait