Transaksi Judi Online Turun 20 Persen, Ini Kata Pakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407245/original/034510900_1762678302-judol.jpg)
Untuk pertama kalinya sejak 2017, perputaran uang judi online di Indonesia menurun signifikan. Laporan PPATK mencatat nilai transaksi judol pada 2025 sebesar Rp286,84 triliun, turun sekitar 20 persen dibandingkan rekor tertinggi Rp359,81 triliun pada 2024. Nilai deposit masyarakat juga menyusut dari Rp51,3 triliun menjadi Rp36,01 triliun.
Guru Besar UI Profesor Hikmahanto Juwana mengingatkan pemerintah agar tidak cepat puas. Menurutnya, pemblokiran situs oleh Komdigi harus diimbangi penegakan hukum terhadap aktor utama di balik industri gelap tersebut. PPATK juga memetakan pergeseran modus operandi: transaksi kini lebih tersebar, berfrekuensi tinggi, dan bernominal kecil untuk menghindari deteksi.
Hikmahanto menekankan judi online merupakan kejahatan transnasional terorganisasi yang memanfaatkan server dan aliran dana luar negeri. Dampaknya memicu krisis sosial, kehancuran finansial keluarga, dan lonjakan tindak pidana pencucian uang. Ia mendesak aparat menangkap bandar besar dan memperkuat kolaborasi internasional untuk membongkar jaringan di luar negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 08.22
Dana Judi Online Turun Susut Rp287 Triliun, Bandar Besar Kini Jadi Target Utama
Berita terkait
Judi Online Modus Pulsa Terbongkar, Transaksi Capai Rp 890 M
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.30
Waspada Modus Baru Judi Online, Deposit Bisa Pakai Pulsa
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 19.21
Gus Ipul: 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Terlibat Judi Online
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.40
Sebesar Ini Perputaran Duit Judol Saat Piala Dunia
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 06.30