Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Iran menolak klaim Amerika Serikat bahwa kapal-kapal dapat melintasi Selat Hormuz secara normal. Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh Iran, dan tidak ada kapal komersial atau tanker minyak yang dapat melintas tanpa izin dan pengawasan ketat dari Angkatan Bersenjata Iran.
Perundingan untuk mengakhiri konflik antara Washington dan Teheran terjebak karena perselisihan mengenai kontrol atas Selat Hormuz. Perjanjian damai sementara yang ditandatangani pada Juni gagal dilaksanakan karena tidak kesepakatan mengenai pengelolaan lalu lintas kapal di selat strategis ini.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut kompensasi dari Iran atas klaim korban jiwa yang disebabkan oleh Iran. Sebaliknya, Iran mensyaratkan pembayaran ganti rugi perang dari Amerika Serikat sebagai syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.53
Tegang! AS Tembakkan Rudal ke Kapal yang Coba Transit ke Iran
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Berita terkait
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
IRGC Sebut Selat Hormuz Tak Dibuka Sampai AS Penuhi Syarat: Ini Medan Perang
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.29