2 Opsi Trump untuk Iran: Membiarkan Ekonomi Terpuruk atau Menyerang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dua opsi utama yang tersisa bagi AS dalam menghadapi Iran adalah membiarkan Iran mengalami kemunduran ekonomi akibat sanksi atau serangan militer yang lebih keras. Dalam wawancara dengan Real America's Voice, Trump menyebut Iran sebagai negosiator yang licik dan menegaskan bahwa AS saat ini sedang melakukan negosiasi. Ia menekankan bahwa aset Iran yang telah dibekukan memberikan AS kendali penuh atas keuangan negara tersebut.
Sejak konflik militer terjadi pada akhir Februari 2026, sikap Trump berganti antara ancaman eskalasi dan klaim bahwa damai hampir tercapai. Pakistan dan Qatar sebagai mediator melaporkan bahwa negosiasi antara AS dan Iran semakin mendekati, terutama terkait pengelolaan Selat Hormuz. Namun, laporan serangan baru terhadap kapal di wilayah tersebut masih muncul.
Trump juga membantah kekhawatiran soal pasokan amunisi AS yang menipis. Ia menyatakan bahwa AS sedang memproduksi senjata secara besar-besar dan menyalahkan mantan Presiden Joe Biden karena memberikan bantuan senilai US$300 miliar ke Ukraina, yang menurutnya memengaruhi ketersediaan pasokan militer AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
AS Siapkan Sanksi Baru Iran Isolasi Ekonomi Skala Besar
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.52
Iran Tantang Klaim Trump, Sebut 75% Rudal dan Drone Masih Siap Tempur
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.04
Senator AS Desak Menhan Amerika Pete Hegseth Dipecat, Soroti Krisis di USS Abraham Lincoln
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.19
Anak Buah Trump Sebut Amerika Mampu Memblokade Iran Selamanya
Berita terkait
Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.13
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Iran Tantang Trump: Lebih dari 75 Persen Rudal-Drone Siap Dipakai!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.26
Jalan Keluar Perang Iran Masih Terbatas, Apakah Para Jenderal AS Pilih Menyerah?
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 21.22