Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

3 Negara Muslim Bentuk Aliansi, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Arab Saudi, Turki dan Pakistan

Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Mekkah untuk memperkuat keamanan kolektif. Pakta ini menyatakan bahwa serangan terhadap salah satu negara akan dianggap serangan terhadap ketiganya. Perjanjian bertujuan menangkal agresi dan mendukung perdamaian di kawasan Teluk dan wilayah sekitarnya. Meskipun tidak merinci komitmen spesifik, kesepakatan ini merupakan respons terhadap ketegangan yang meningkat antara Iran dan sekutunya di satu sisi, serta AS dan Israel di sisi lain. Serangan tersebut telah menyebabkan hujan rudal dan blokade energi terhadap negara-negara pengekspor minyak di wilayah Teluk.

Perjanjian ini bersifat defensif dan tidak ditujukan untuk menyerang pihak tertentu. Pejabat Turki menegaskan bahwa pakta tidak membatalkan kesepakatan bilateral yang ada dan terbuka bagi negara kawasan lain untuk bksi. Ketiganya mengkhawatirkan sikap militer yang semakin agresif dari Israel dan Iran, yang menambah ketegangan di wilayah yang sudah tidak stabil. AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, memicu eskalasi setelah bertahun-tahun konflik regional.

Angkatan Bersenjaya Arab Saudi mencakup lima matra: Darat, Laut, Udara, Pertahanan Udara, dan Pasukan Rudal Strategis. Selain itu, ada Garda Nasional, Resimen Garda, dan Penjaga Perbatasan yang juga di bawah komando Raja. Kebijakan strategis dan operasional ditentukan oleh Kementerian Pertahanan dan Dalam Negeri. Meskipun kekuatan militer ketiganya berbeda, perjanjian ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi ancaman yang dianggap meningkat di kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait