Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki

Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menandatangani "Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah" yang mengatur bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu negara dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Pernyataan bersama dari Kementerian Luar Negeri Pakistan dan media resmi Arab Saudi pada 7 Agustus 2026 menyebut kesepakatan ini mencerminkan komitmen keamanan kolektif serta stabilitas kawasan. Penandatanganan di Mekkah memberikan bobot simbolis kuat bagi pakta yang dibangun di atas hubungan militer bilateral yang telah lama terjalin.

Kesepakatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Arab Saudi berulang kali diserang Iran, kelompok Houthi Yaman, dan kelompok bersenjata Syiah Irak, yang membahayakan ekspor minyak dan rencana pembangunan negara tersebut sekaligus menimbulkan keraguan atas keandalan perlindungan keamanan AS. Pakistan dan Turki, meski belum mengalami serangan langsung, berkeinginan meredakan konflik yang mengancam keamanan dan perekonomian mereka. Perundingan berlangsung hampir setahun, ditandatangani saat kunjungan PM Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Turki Erdogan ke Arab Saudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait