Turki, Arab Saudi, Pakistan akan Meningkatkan Pertukaran Intelijen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan akan meningkatkan pertukaran intelijen melalui pakta pertahanan bersama yang dijadwalkan ditandatangani di Jeddah. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sedang melakukan perundingan untuk membentuk mekanisme kerja sama keamanan trilateral. Kesepakatan ini mencakup kerja sama dalam industri pertahanan, pendidikan militer, pertukaran intelijen, dan koordinasi keamanan regional. Pengembangan ini dipercepat akibat ketidakstabilan militer dan politik di kawasan, termasuk ancaman di Selat Hormuz, Laut Merah, dan aktivitas Ansar Allah Yaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 15.44
Aliansi Mekkah Tidak Ditujukan untuk Iran, Turki: Tidak Ada Ancaman Spesifik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 20.30
3 Negara Muslim Bentuk Aliansi, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Arab Saudi, Turki dan Pakistan
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.07
Turki Ungkap Pakta Pertahanan Baru dengan Arab Saudi dan Pakistan Sejalan dengan Komitmen NATO
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.00
Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki
Berita terkait
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Pakar Militer Ini Sebut Aliansi Mekkah Hanya Tulisan di Atas Kertas
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.08
Pakta Pertahanan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Resmi Ditandatangani
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 21.27