Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Analis: China Kian Berpengaruh terhadap Kapabilitas Militer Iran dan Pakistan

Konflik yang melibatkan Iran kembali menyoroti pengaruh China dalam keamanan Timur Tengah. Pakar geopolitik Italia, Sergio Restelli, menilai Beijing selama bertahun-tahun memperkuat kemampuan militer Iran dan Pakistan, dua negara yang disebut lawan strategis utama Israel. Pengaruh itu tidak dibangun lewat aliansi militer atau pengerahan pasukan seperti AS dan Rusia, melainkan melalui kerja sama industri, transfer persenjataan, teknologi dwiguna, investasi ekonomi, dan dukungan diplomatik. Restelli menyebut keputusan jangka panjang China membantu membentuk lingkungan strategis yang semakin sulit dikelola Israel.

Pakistan disebut sebagai contoh paling jelas. Selama lebih dari tiga dekade, China menjadikan Pakistan mitra militer terdekatnya. Angkatan Udara Pakistan banyak mengoperasikan pesawat tempur buatan China seperti JF-17 dan J-10CE, sementara Angkatan Laut memperkuat armada dengan kapal selam dan fregat produksi China. Kerja sama juga mencakup sistem rudal dan pertahanan udara. Kajian lembaga Barat menyimpulkan bantuan China berperan penting dalam modernisasi militer Pakistan.

Hubungan China dengan Iran berkembang lewat jalur berbeda. Di tengah sanksi internasional, Beijing tetap menjadi mitra strategis utama Teheran. Perusahaan China memasok teknologi dwiguna, peralatan industri, dan komponen penunjang industri pertahanan Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait