Analis: China Kian Berpengaruh terhadap Kapabilitas Militer Iran dan Pakistan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik yang melibatkan Iran kembali menyoroti pengaruh China dalam keamanan Timur Tengah. Pakar geopolitik Italia, Sergio Restelli, menilai Beijing selama bertahun-tahun memperkuat kemampuan militer Iran dan Pakistan, dua negara yang disebut lawan strategis utama Israel. Pengaruh itu tidak dibangun lewat aliansi militer atau pengerahan pasukan seperti AS dan Rusia, melainkan melalui kerja sama industri, transfer persenjataan, teknologi dwiguna, investasi ekonomi, dan dukungan diplomatik. Restelli menyebut keputusan jangka panjang China membantu membentuk lingkungan strategis yang semakin sulit dikelola Israel.
Pakistan disebut sebagai contoh paling jelas. Selama lebih dari tiga dekade, China menjadikan Pakistan mitra militer terdekatnya. Angkatan Udara Pakistan banyak mengoperasikan pesawat tempur buatan China seperti JF-17 dan J-10CE, sementara Angkatan Laut memperkuat armada dengan kapal selam dan fregat produksi China. Kerja sama juga mencakup sistem rudal dan pertahanan udara. Kajian lembaga Barat menyimpulkan bantuan China berperan penting dalam modernisasi militer Pakistan.
Hubungan China dengan Iran berkembang lewat jalur berbeda. Di tengah sanksi internasional, Beijing tetap menjadi mitra strategis utama Teheran. Perusahaan China memasok teknologi dwiguna, peralatan industri, dan komponen penunjang industri pertahanan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.50
Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 02.48
3 Pilot Jet Tempur Iran Hilang Saat Bombardir Pangkalan Militer AS di Qatar
Berita terkait
Serangan Balasan Iran Percepat Rencana AS Menarik Diri dari Timur Tengah
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 19.35
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
AS Terpukul Iran, Diam-Diam Siapkan Tarik Pasukan dari Timteng
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.05
Upaya Pemulihan Keamanan Timur Tengah, Kepala Militer Pakistan Kunjungi Teheran
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 00.26