Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim telah membatalkan rencana serangan besar-besaran ke Iran. Keputusan ini diambil setelah Iran dan negara-negara lain di Timur Tengah meminta waktu untuk menyelesaikan kerangka kesepakatan damai. Trump mengumumkan langkah tersebut melalui platform media sosial Truth Social pada Sabtu (1/8), dengan alasan demi kepentingan masa depan dunia dan kelangsungan hidup Iran.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut semua pihak telah menyetujui batas-batas dari potensi kesepakatan, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera dan diakhirinya ancaman nuklir Iran. Namun, ia menegaskan bahwa pembatalan serangan bergantung pada kemampuan semua pihak untuk segera mencapai kesepakatan. Trump juga menyatakan bahwa AS berada dalam kondisi siap melancarkan serangan dengan kekuatan militer yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II, sementara Israel telah menyetujui komitmen untuk menunda serangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 13.44
Analis: China Kian Berpengaruh terhadap Kapabilitas Militer Iran dan Pakistan
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.00
Telepon MBS di Balik Trump Tunda Serangan ke Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 14.25
Penuhi Permohonan MBS, Trump Batalkan Serangan Besar-besaran ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Berita terkait
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Trump Dilaporkan Tegur Menteri Perang Hegseth karena AS Krisis Rudal saat Perang Lawan Iran
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 10.13
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30