Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

4,3 Juta KPM Baru Masuk Daftar Penerima Bansos

Kementerian Sosial mencatat sekitar 4,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru masuk dalam daftar penerima bantuan sosial setelah pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi dan Nasional (DTSEN). Pemutakhiran DTSEN dilakukan untuk merespons perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan ketidaksesuaian yang ditemukan di lapangan. Menurut Tenaga Ahli Menteri Sosial Andy Kurniawan, penggunaan DTSEN memungkinkan masyarakat yang sebelumnya tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial kini dapat mendapatkan bantuan tersebut.

Pemutakhiran DTSEN juga terkait dengan penentuan desil yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam menetapkan prioritas program perlindungan sosial. Direktur Metodologi, Statistik, dan Science Data Badan Pusat Statistik Prof. Setia Pramana menjelaskan bahwa DTSEN dibangun melalui integrasi sejumlah sumber data pemerintah seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE. Proses integrasi ini penting karena setiap sumber data memiliki karakteristik dan kelengkapan informasi yang berbeda.

Dalam penentuan desil, BPS menggunakan pendekatan Proxy Means Test (PMT) dan metode machine learning untuk membangun model estimasi bagi rumah tangga yang tidak memiliki informasi pengeluaran secara langsung. Model ini dikembangkan berdasarkan kondisi masing-masing kabupaten/kota karena karakteristik sosial ekonomi masyarakat berbeda antardaerah. Hasil pemodelan digunakan untuk menyusun peringkat kondisi sosial ekonomi secara nasional, yang terus dievaluasi untuk meningkatkan akurasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait