Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

49.000 Migran dari Maroko Memasuki Wilayah Ceuta Spanyol

Sekitar 49.000 migran ilegal dari Maroko memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, dalam beberapa hari terakhir. Angka ini berdasarkan perkiraan awal yang dirilis Jumat (31/7/2026) oleh kantor berita EFE dan Anadolu, yang belum merupakan angka resmi dari pemerintah. Namun, lembaga penyiaran publik RTVE mengonfirmasi perkiraan tersebut benar adanya.

Penambahan penduduk ini menurut harian Spanyol El Pais mewakili peningkatan hampir 50% dari populasi resmi wilayah kantong yang berjumlah lebih dari 80.000 jiwa. Meski demikian, ribuan migran yang masuk secara ilegal mulai kembali ke Maroko dalam beberapa jam terakhir. El Pais mencatat situasi perbatasan mulai normal, dengan jumlah yang keluar jauh lebih banyak daripada yang masuk.

Kepolisian setempat melaporkan 27 jenazah ditemukan pada siang hari Jumat, sebagian besar tenggelam saat berenang menyeberangi perbatasan. Kejadian ini menyoroti risiko besar yang dihadapi migran dalam upaya menyeberangi perbatasan laut antara Maroko dan Ceuta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait