49.000 Migran dari Maroko Memasuki Wilayah Ceuta Spanyol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekitar 49.000 migran ilegal dari Maroko memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, dalam beberapa hari terakhir. Angka ini berdasarkan perkiraan awal yang dirilis Jumat (31/7/2026) oleh kantor berita EFE dan Anadolu, yang belum merupakan angka resmi dari pemerintah. Namun, lembaga penyiaran publik RTVE mengonfirmasi perkiraan tersebut benar adanya.
Penambahan penduduk ini menurut harian Spanyol El Pais mewakili peningkatan hampir 50% dari populasi resmi wilayah kantong yang berjumlah lebih dari 80.000 jiwa. Meski demikian, ribuan migran yang masuk secara ilegal mulai kembali ke Maroko dalam beberapa jam terakhir. El Pais mencatat situasi perbatasan mulai normal, dengan jumlah yang keluar jauh lebih banyak daripada yang masuk.
Kepolisian setempat melaporkan 27 jenazah ditemukan pada siang hari Jumat, sebagian besar tenggelam saat berenang menyeberangi perbatasan. Kejadian ini menyoroti risiko besar yang dihadapi migran dalam upaya menyeberangi perbatasan laut antara Maroko dan Ceuta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.33
Geger Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, 18 Orang Tewas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 02.41
9 Orang Tewas Saat Ratusan Migran Coba Terobos Wilayah Ceuta
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 17.37
Tragedi Ceuta: 90 migran tewas saat menuju wilayah Spanyol dari Maroko
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.23
Update Chaos Serbuan Migran ke Spanyol: Nekat Berujung Penyesalan
Berita terkait
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
Spanyol perketat pemeriksaan perbatasan bagi pelancong Italia
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 13.29
4 Fakta Pulau Ceuta, Wilayah yang Direbutkan Spanyol dan Maroko
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 00.15