4 Fakta Pulau Ceuta, Wilayah yang Direbutkan Spanyol dan Maroko
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan migran dari Maroko memasuki wilayah kecil Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, dengan setidaknya 57 orang dilaporkan tewas selama upaya penyeberangan. Pemerintah Spanyol mengerahkan Angkatan Bersenjata untuk memperkuat Garda Sipil mengelola situasi di perbatasan. Video dan gambar menunjukkan kelompok besar orang, mayoritas pria muda warga negara Maroko, menyeberang melalui pemecah gelombang dan jalan lokal di dekat pantai. Sebagian datang dengan berenang dari Maroko. Penyebab lonjakan mendadak ini belum dikonfirmasi pihak berwenang. Ceuta merupakan kota otonom Spanyol yang dihuni komunitas Islam dan Kristen, terletak di pantai utara Afrika berdekatan dengan wilayah Spanyol lainnya, Melilla, sekitar 400 kilometer ke timur. Kedua wilayah ini kerap menjadi sengketa teritorial antara Spanyol dan Maroko.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 17.37
Tragedi Ceuta: 90 migran tewas saat menuju wilayah Spanyol dari Maroko
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.23
Update Chaos Serbuan Migran ke Spanyol: Nekat Berujung Penyesalan
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.35
Chaos! Spanyol Diserbu Migran Maroko, Tentara Turun-Korban Berjatuhan
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 10.10
Spanyol Berang dengan Sikap Eropa Terkait Krisis Migran Ilegal di Ceuta
Berita terkait
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
Pertahanan Spanyol Jebol Diserbu 60.000 Migran, Ini 5 Faktanya
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 02.20
49.000 Migran dari Maroko Memasuki Wilayah Ceuta Spanyol
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 21.30