9 Orang Tewas Saat Ratusan Migran Coba Terobos Wilayah Ceuta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sembilah orang tewas saat ratusan migran mencoba menerobos wilayah Ceuta, eksklave Spanyol di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Maroko. Kematian dilaporkan pada Jumat, 31 Juli 2026, berdasarkan keterangan juru bicara pemerintah Spanyol yang dikutip AFP.
Para migran berenang melewati pagar perbatasan menggunakan ban dalam dan alat apung lainnya untuk menyeberang dari Maroko ke Ceuta melalui jalur laut di kawasan Tarajal. Aparat Guardia Civil kewalahan menghadapi gelombang kedatangan yang masuk secara besar-besaran, dengan beberapa migran menerobos gerbang pagar sebelum berlari menuju wilayah Ceuta.
Televisi pemerintah Spanyol, TVE, melaporkan sekitar 2.000 hingga 3.000 migran telah memasuki Ceuta, namun Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi angka tersebut secara independen. Peristiwa ini meningkatkan tekanan pada keamanan perbatasan di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 09.29
Spanyol Ungkap Lebih dari 48.300 Migran Kembali ke Maroko dari Ceuta
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 21.30
49.000 Migran dari Maroko Memasuki Wilayah Ceuta Spanyol
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 02.20
Pertahanan Spanyol Jebol Diserbu 60.000 Migran, Ini 5 Faktanya
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 00.15
4 Fakta Pulau Ceuta, Wilayah yang Direbutkan Spanyol dan Maroko
Berita terkait
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
57 Orang Tewas, Migran Ilegal Balik ke Maroko Usai Serbu Kota Otonom Spanyol
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.59
Geger Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, 18 Orang Tewas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.33