50 Juta Warga Miskin akan Dapat Bansos, Luhut: Enggak Boleh untuk Judol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan bahwa 50 juta masyarakat termiskin akan menerima bantuan sosial (bansos) melalui rekening menggunakan basis data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Penyaluran bansos akan digitalisasi dengan mekanisme yang lebih transparan, mengurangi korupsi dan penyimpangan. Pemerintah sedang mempertimbangkan penggunaan kupon atau pembatasan transaksi agar dana bansos tidak dapat digunakan untuk judi online. Digitalisasi ini telah melalui uji coba di Kabupaten Banyuwangi dan saat ini sedang diperluas ke 215 kabupaten lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.55
Bye Koruptor! 50 Juta Warga Miskin RI Dapat Bantuan via Transfer Duit
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.41
Pemerintah Cari Cara Biar Dana Bansos dan Subsidi Tak Dipakai Judi Online
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.02
Luhut Ungkap Digitalisasi Bansos Nasional Diluncurkan Oktober 2026
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.58
Luhut Sebut 50 Juta Warga Desil 1-5 Akan Terima Bansos Langsung ke Rekening
Berita terkait
Luhut: AI Bakal Pangkas Korupsi, Pertemuan Orang Dikurangi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.15
Digitalisasi Bansos Diluncurkan Oktober, Luhut: Hemat Anggaran Rp1.200 Triliun
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.49
Luhut Ungkap 50% Bansos Salah Sasaran, Sistem Digital Diluncurkan Oktober
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.46
Luhut Klaim Perlinsos Digital Meluncur, Negara Bisa Hemat Rp1.200 T
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.45