8 WNI Jadi Tentara Rusia, Wamen P2MI Minta Aparat Usut Dugaan TPPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut oleh angkatan bersenjata Rusia untuk bertempur di Perang Rusia-Ukraina, menurut laporan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina pada 27 Agustus 2026. Laporan tersebut didasarkan pada dokumen yang memastikan adanya perekrutan tersebut. Upaya ini diduga menjadi bagian dari propaganda Kremlin untuk memperluas pasukan dengan memanfaatkan warga asing.
Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, Christina Aryani, menyatakan bahwa kasus ini perlu diselidiki untuk menentukan apakah melibatkan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia menyerahkan kasus ini kepada Kementerian Luar Negeri dan aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
Kementerian Luar Negeri juga sedang memverifikasi informasi terkait dugaan rekrutmen ini melalui perwakilan Indonesia di luar negeri. Pemerintah akan menyelidiki kemungkinan adanya penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui penawaran pekerjaan palsu terhadap para WNI yang terlibat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 17.34
Kemlu Dalami Dugaan Penipuan Dalam Perekrutan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia
JawaPos · 1 September 2026 pukul 13.00
DPR Sebut Delapan WNI yang jadi Tentara Bayaran Rusia Awalnya Daftar Lowongan Satpam
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.39
Kemlu Verifikasi Dugaan WNI Bergabung Militer Rusia dalam Perang Ukraina
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
Kemlu Verifikasi Informasi Intelijen Ukraina Soal 8 WNI jadi Tentara Rusia di Garda Depan
Berita terkait
8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Anggota DPR Ingatkan Status WNI Bisa Hilang
Detik.com · 1 September 2026 pukul 06.15
8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Wamen P2MI: Tergiur Iklan Lowongan Kerja
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.29
Rusia dan AS Mulai "PDKT" Lagi, Ada Deal di Balik Layar?
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.35
8 WNI Disebut Gabung Tentara Rusia, Yusril: Pemerintah Masih Verifikasi
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 10.50