Aliansi Mekkah Tidak Ditujukan untuk Iran, Turki: Tidak Ada Ancaman Spesifik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pemimpin Turki menegaskan bahwa pakta pertahanan trilateral baru dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan untuk melawan Iran. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan bahwa perjanjian tidak menetapkan Iran atau negara lain sebagai ancaman bersama. Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah ditandatangani oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Pakta ini menyatakan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Fidan menggambarkan pakta ini mirip dengan klausul pertahanan kolektif Pasal 5 NATO, namun respons akan bergantung pada situasi dan kondisi. Negara yang diserang harus mengajukan permintaan bantuan dan merinci jenis dukungan yang dibutuhkan, yang bisa berupa intelijen, logistik, amunisi, atau pengerahan unit militer. Aliansi ini juga akan membentuk komite politik dan militer serta sekretariat di Arab Saudi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.00
Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 02.00
Turki, Arab Saudi, Pakistan akan Meningkatkan Pertukaran Intelijen
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Berita terkait
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Pakar Militer Ini Sebut Aliansi Mekkah Hanya Tulisan di Atas Kertas
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.08
Iran Tuding Aliansi Mekkah Jadi Bukti Saudi dan Turki Terjebak dalam Tipu Daya AS
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 17.45
Ini Respons Iran atas Aliansi Makkah Bentukan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 14.52