ADB Kasih Pinjaman Rp11,49 T ke RI untuk Bantu Anggaran Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asian Development Bank (ADB) memberikan pinjaman senilai US$650 juta (Rp11,49 triliun) kepada Indonesia untuk memodernisasi pengelolaan fiskal pemerintah dan meningkatkan tata kelola secara digital. Program ini mendukung modernisasi sistem pemerintahan desentralisasi dengan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memajukan platform digital nasional untuk integrasi data fiskal dan penilaian pajak properti yang lebih adil. Pinjaman ini menargetkan meningkatkan transparansi fiskal, perlindungan hak perempuan dan anak perempuan, serta integrasi risiko bencana. ADB menyatakan 35-40% pengeluaran publik dikelola pada tingkat subnasional, sehingga program ini strategis untuk mengatasi ketimpangan kemampuan fiskal dan administratif. Inisiatif ini selaras dengan RPJMD 2025-2029 dan Visi Indonesia Emas 2045 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat keberlanjutan lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.54
RI Dapat Utang Rp 11,5 T dari ADB, untuk Apa?
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.49
ADB beri pinjaman 650 juta dolar untuk perkuat pengelolaan fiskal RI
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.16
ADB Gelontorkan Rp11,5 Triliun untuk Dorong Reformasi Fiskal Daerah
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.59
Cair, Utang dari ADB Senilai Rp11,5 Triliun ke Kas Negara, Ini Peruntukannya
Berita terkait
RI, Vietnam dan Thailand, Mana yang Lebih Dulu Jadi Negara Maju?
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.55
Serba Digital, Anak Muda Perlu Makin Cerdas Mengatur Uang
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 19.35
SEAPPI Rilis White Paper untuk Menutup Kesenjangan Kapabilitas AI di Indonesia
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.38
KBank Indonesia bidik portofolio pinjaman lebih Rp40 triliun di 2030
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.16