Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Ungkap Anomali Perdagangan RI-AS, Naik 18% Usai Tarif Baru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil mencapai kesepakatan tarif timbal balik (reciprocal tariff) dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini memberikan dampak positif bagi hubungan dagang kedua negara, menunjukkan pertumbuhan perdagangan sebesar 18% meski berada di tengah perang dagang global. Airlangga menyebut ini sebagai 'anomali' karena sebagian besar negara mengalami penurunan perdagangan akibat ketegangan tersebut. Selain itu, pemerintah Indonesia sedang memperkuat jaringan kerja sama ekonomi melalui perjanjian seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang sedang dalam proses ratifikasi oleh Parlemen Uni Eropa pada September 2026 atau akhir tahun. Proses ini masih menghadapi tantangan teknis, seperti keterbatasan dokumen yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Indonesia saat ini memiliki sekitar 25 perjanjian kerja sama ekonomi dengan berbagai negara dan kawasan, serta 13 proses negosiasi perdagangan lainnya yang masih berjalan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait