Airlangga Ungkap Anomali Perdagangan RI-AS, Naik 18% Usai Tarif Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil mencapai kesepakatan tarif timbal balik (reciprocal tariff) dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini memberikan dampak positif bagi hubungan dagang kedua negara, menunjukkan pertumbuhan perdagangan sebesar 18% meski berada di tengah perang dagang global. Airlangga menyebut ini sebagai 'anomali' karena sebagian besar negara mengalami penurunan perdagangan akibat ketegangan tersebut. Selain itu, pemerintah Indonesia sedang memperkuat jaringan kerja sama ekonomi melalui perjanjian seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang sedang dalam proses ratifikasi oleh Parlemen Uni Eropa pada September 2026 atau akhir tahun. Proses ini masih menghadapi tantangan teknis, seperti keterbatasan dokumen yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Indonesia saat ini memiliki sekitar 25 perjanjian kerja sama ekonomi dengan berbagai negara dan kawasan, serta 13 proses negosiasi perdagangan lainnya yang masih berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.08
RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.37
Indonesia-Uni Eropa Targetkan Penandatanganan IEU CEPA Oktober 2026
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.31
IEU CEPA Diteken Oktober, Tarif Ekspor Indonesia Jadi 0%
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.38
Ratifikasi IEU CEPA Membuka Peluang Bisnis-Investasi Lebih Besar di RI
Berita terkait
Mendag Ungkap Alasan RI Ngotot Kejar Perjanjian Dagang dengan AS
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.23
Prabowo Perintahkan IEU-CEPA Segera Tuntas, Perluas Akses Indonesia ke Pasar Eropa
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.40
Prabowo Perintahkan IEU-CEPA Dikebut, Target Berlaku Awal 2027
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.55
Airlangga Ungkap Rencana Kunjungan Presiden Uni Eropa ke RI
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.40