DPR Dukung PFII, Siapkan Insentif untuk Tarik Modal Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR RI mendukung pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk menarik modal global dan mengembalikan dana warga negara Indonesia dari luar negeri. PFII dirancang sebagai ekosistem kompetitif yang menyasar investor dan individu kekayaan tinggi (HNWI) melalui berbagai instrumen seperti family office dan treasury center.
Untuk menarik minat, pemerintah menyiapkan insentif berupa pajak akumulatif 0%, pembebasan pajak ekspat, golden visa, hingga opsi kewarganegaraan ganda. Selain itu, PFII akan menerapkan standar hukum komersial internasional, termasuk penggunaan bahasa Inggris dalam kontrak dan pelibatan hakim ad hoc asing guna menjamin kepastian hukum.
Dana yang terhimpun diharapkan tidak hanya berputar di sektor keuangan, tetapi mengalir ke sektor riil dan proyek strategis di bawah Danantara. Tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 18.06
Prabowo Kenalkan Pusat Finansial Internasional saat Pidato Nota Keuangan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.51
Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
Prabowo: Kita Bangun PFII Agar Modal Dunia Dapat Kepastian di Indonesia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo Umumkan Struktur Kelembagaan PFII
Berita terkait
Prabowo Bongkar Isi PFII: Pasar Modal, Bullion hingga Family Office Bakal Berkumpul di RI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Dua Kunci Keberhasilan PFII, Kualitas Institusi & Dampak Sosial
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.11
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.08
Naik Noceng, Harga Emas Antam per Gram jadi Rp2.677.000 di HUT ke-81 RI
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.33