Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Ungkap Deretan 'Mesin' yang Bakal Pacu Ekonomi RI 6%

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2026 mencapai 5,45%, tertinggi dalam 13 tahun terakhir dan terbaik di antara negara G20. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6% hingga akhir 2026. Meski menghadapi tantangan global seperti konflik geopolitik dan ketegangan dagang, fiskal Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan pendapatan negara 21,3% dan defisit anggaran 0,91% PDB.

Untuk 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% dengan inflasi 2,5%, suku bunga SBN 10 tahun 6,9%, dan nilai tukar Rp17.500 per dolar AS. Pendapatan negara diproyeksikan Rp3.426 triliun dengan belanja Rp4.097,2 triliun dan defisit APBN 2,4% PDB.

Enam mesin pertumbuhan baru diluncurkan: hilirisasi dan upstreaming (26 proyek), swasembada energi B50, ekosistem bullion dan bank emas (179 ton emas, Rp360 triliun), penguatan tata kelola devisa ekspor, pengembangan sektor digital/AI, dan pengembangan kawasan ekonomi khusus. Program magang diperluas hingga 250 ribu peserta, bunga KUR PNM Mekaar turun dari 18% ke 8%, dan akses pasar diperluas melalui 25 perjanjian dagang yang sudah diratifikasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait