Ajukan Eksepsi, Eks Bos PT DSI Minta Buka Seluruh Dokumen Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mencapai persidangan dengan terdakwa Mery Yuniarni mengajukan nota keberatan (eksepsi) di Pengadilan Negeri Depok pada Rabu, 29 Juli. Melalui kuasa hukumnya, Mery meminta pertanggungjawaban hukum disesuaikan dengan kewenangan dan masa jabatannya. Ia menegaskan bahwa setelah tidak lagi menjadi direksi, ia tidak memiliki kendali atas operasional perusahaan, dan kegiatan yang dipersoalkan terjadi setelah pengunduran dirinya.
Mery memohon agar seluruh dokumen perusahaan berkaitan operasional PT DSI dibuka dalam persidangan, termasuk perubahan pengurus, data lender dan borrower pertama, penghimpunan serta penyaluran dana pertama, notulen rapat direksi, komunikasi internal, dan dokumen persetujuan proyek. Ia berharap pembukaan dokumen ini membantu majelis hakim menilai secara objektif pihak yang memiliki kewenangan saat kegiatan tersebut berlangsung.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini: Mery Yuniarni, Taufiq Aljufri (Direktur Utama), dan Arie Rizal Lesmana (Komisaris). Dugaan penipuan melibatkan proyek fiktif dan skema lender internal yang merugikan 15.000 korban dengan total kerugian mencapai Rp2,4 triliun selama periode 2018-2025. Polisi membekukan 63 rekening milik PT DSI dan afiliasinya, serta menyita uang Rp4 miliar dan sejumlah kendaraan hasil penipuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.08
Oknum Jaksa Dilaporkan ke Polda Jambi Atas Dugaan Penipuan
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 18.30
Uang untuk Modal dan Pakan Kucing Raib, Kakek Penjual Jamu di Blitar Ditipu Uang Palsu
Berita terkait
Vicky Prasetyo Terseret Kasus Dugaan Penipuan hingga Pencucian Uang
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 07.26
Polisi Gadungan Ini Malah Menipu Pacar Sendiri, Sontoloyo
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 08.37
Polisi Ungkap 2 Kasus Menjerat Presenter Vicky Prasetyo
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 07.30
Polisi Bakal Panggil Vicky Prasetyo Terkait 2 Laporan Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 19.05