Kemlu Akan Dalami Dugaan Penipuan hingga Eksploitasi WNI Jadi Tentara Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah menyelidiki dugaan keterlibatan sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang disebut menjadi tentara di Rusia. Hal ini muncul setelah Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menerima pesan WhatsApp dari seorang WNI yang mengaku telah bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia. Pesan tersebut ditujukan kepada Menterer Luar Negeri RI melalui akun pribadi Yvonne di WhatsApp. Kemlu telah mengkoordinasikan penelusaan ini dengan KBRI Moskow, KBRI Kyiv, serta Kementerian Hukum dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, hingga aktivitas para WNI yang diduga terlibat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 17.00
Buron 4 Tahun, Terpidana Penipuan Jual Beli Rumah Diamankan Kejari Depok
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 16.55
13.000 WNI Terjebak "Kerajaan" Penipuan Terbesar ASEAN Minta Pulang
kumparan · 18 September 2026 pukul 15.26
Buronan Interpol Kasus Penipuan di Ethiopia Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 19.16
Jubir Kemlu Terima Pesan Whatsapp dari WNI yang Gabung Tentara Rusia, tetapi
Berita terkait
Gara-gara Bunuh dan Santap Penyu, WN China Kini Diproses Hukum
kumparan · 17 September 2026 pukul 05.30
Pemindahan Narapidana Antarnegara Perlu Mekanisme Khusus
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.23
Inlfuencer Malaysia Aisar Khaled Terjerat Kasus Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.04
Warga China Pemburu Penyu Diharapkan Dihukum Setimpal
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 00.14