Ali Masykur Musa Dorong NU Jadi Kekuatan Soft Diplomacy Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ali Masykur Musa, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), mendorong NU memperluas peran hingga level global melalui soft diplomacy. Pernyataan ini disampaikan dalam Silatnas Majelis IPNU, 7 Agustus 2026. Ali menilai dunia kian tanpa batas (borderless), sehingga NU perlu menjadi kekuatan yang mendorong kehidupan global damai dan berdampingan melalui pendekatan equilibrium diplomacy.
Ali membedakan soft diplomacy NU dengan hard diplomacy negara. NU dimanfaatkan kekuatan sosial-keagamaan, nilai Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah, jaringan ulama, pesantren, masyarakat sipil, serta tradisi dialog dan perdamaian. Ia menekankan calon ketua umum NU ke depan harus memahami geopolitik, geostrategi, dan hubungan antaraktor global, bukan hanya persoalan internal organisasi. NU berpeluang memperluas pengaruh dengan membangun jembatan, membuka ruang dialog, memperkuat perdamaian, dan menciptakan keseimbangan hubungan global tanpa mengandalkan kekuasaan formal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 08.24
Perubahan Dunia kian Terbuka, Ali Masykur Musa: NU Harus Jadi Kekuatan Soft Diplomacy
Berita terkait
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Membaca Posisi Arab Saudi Sebagai ''New Regional Power''
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.08
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Geopolitik Global Memanas, Simak Prediksi Rupiah Pekan Depan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.17