Iran Tuding Aliansi Mekkah Jadi Bukti Saudi dan Turki Terjebak dalam Tipu Daya AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah (Mecca Joint Defense Agreement) antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan mencerminkan perubahan persepsi negara kawasan terhadap tipu daya AS dalam isu keamanan. Ia menambahkan bahwa negara-negara telah menyadari keamanan bukan komoditas yang dibeli dari perantara keamanan palsu selama tiga tahun terakhir. Perjanjian tersebut menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya, bertujuan memperkuat keamanan kolektif serta mendorong perdamaian di kawasan. Baghaei menepis kekhawatiran Iran terhadap pakta tersebut dengan menegaskan ikatan yang erat Iran dengan Pakistan, Turki, dan Arab Saudi, termasuk ikatan budaya yang mendalam antar rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.51
Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan
Berita terkait
Ini Respons Iran atas Aliansi Makkah Bentukan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 14.52
Aliansi Mekkah Tidak Ditujukan untuk Iran, Turki: Tidak Ada Ancaman Spesifik
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 15.44
Mampukah Aliansi Arab Saudi - Turki - Pakistan Mampu Kalahkan Iran dan Israel? Ini Analisisnya
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 01.10
Pejabat Iran Peringatkan Pakta dengan Pakistan dan Turki Tak akan Jamin Keamanan Arab Saudi
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 22.26