NasDem Dorong Parliamentary Threshold 7%, PAN Tolak: Representasi Rakyat Rendah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai NasDem mendorong kenaikan Parliamentary Threshold (PT) menjadi 7% dalam RUU Pemilu, sekaligus menyatakan siap tidak lolos ke DPR bila tidak ada yang memenuhi ambang batas tersebut. Viva Yoga Mauladi (PAN) menolak usulan tersebut, menilai kenaikan PT dari 4% ke 7% akan memperbesar suara sah tidak terkonversi menjadi kursi. Menurut data, pada Pemilu 2024, sebesar 17,3 juta suara sah (11,4%) tidak terwakili; 2019, 13,6 juta suara (9,71%); 2014, 3 juta suara (2,37%). PAN berargumen kenaikan PT tidak proporsional dan bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023. PAN menolak kenaikan PT di atas 4% meski sudah lolos ke Senayan sejak 1999, karena prioritasnya menjaga proporsionalitas demokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.09
PDIP: Ambang Batas Parlemen Ideal di Kisaran 4 sampai 7 Persen
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.50
Kader PSI: Idealnya PT Itu 0%, Kalau Tidak Suara Rakyat Hilang Ditelan Tuyul
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 17.05
Wacana Parliamentary Threshold 5% Bikin Khawatir, Hensat Usul Gabungkan Suara Partai Tak Lolos
Detik.com · 19 September 2026 pukul 18.58
Bamsoet Sebut Threshold 5% Bisa Jadi Opsi Sederhanakan Parpol di DPR
Berita terkait
Ketua DPP PDIP Ungkap Parliamentary Threshold Ideal 4-7%: Parlemen Efektif
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.01
Demokrat Soroti Suara Hangus di Parliamentary Threshold, PDIP Bicara Sistem
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.34
Golkar Tak Setuju Usulan NasDem Parliamentary Threshold 7%: Tetap Dorong 5%
kumparan · 21 September 2026 pukul 10.38
Parpol Nonparlemen Serempak Tolak PT 5%: Upaya Jegal, Bertentangan dengan MK
kumparan · 19 September 2026 pukul 18.33