Amran paparkan bentuk pelanggaran 25 merek beras fortifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menemukan 25 merek beras fortifikasi melanggar standar melalui pengawasan dan uji laboratorium. Pelanggaran meliputi: (1) ketidaksesuaian administrasi seperti pemalsuan izin edar dan klaim berlebihan pada label; (2) ketidaksesuaian nilai gizi yaitu tidak mengandung vitamin dan mineral sesuai klaim; (3) ketidaksesuaian mutu yaitu klaim premium tetapi kualitas medium/submedium. Produk dijual dengan harga Rp19.270-Rp57.600/kg, padahal tidak fortifikasi. Hasil pengujian oleh 4 laboratorium menunjukkan potensi kerugian konsumen Rp89 triliun. Amran langsung menghubungi Kapolri untuk penindakan tegas. Seluruh 25 merek sudah dihentikan produksi dan 12 merek telah menarik stok. Merek yang melanggar meliputi WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 20.30
12 Merek Beras Fortifikasi Ditarik dari Peredaran
Detik.com · 18 September 2026 pukul 15.53
HOKI Buka Suara Usai Produk Beras Fortifikasi Dicap Abal-Abal
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.15
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman
Berita terkait
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Mendag Pastikan Stok Ritel Aman
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.45
Kronologi Dosa-Dosa 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal Terbongkar
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.20
25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Produksi Disetop dan Stok Ditarik
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 20.10
Bapanas: 25 Merek beras fortifikasi culas berhenti produksi-ditarik
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.38