Bapanas: 25 Merek beras fortifikasi culas berhenti produksi-ditarik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan 25 merek beras fortifikasi tidak memenuhi standar SNI telah menghentikan produksi dan seluruh produk sedang diretriksikan dari peredaran. Penyelidikan dilakukan bersama Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) di enam provinsi. Ditemukan kerugian konsumen diperkirakan Rp89 triliun. Pemerintah menindak tegas produsen yang menjual beras dengan klaim gizi palsu dan harga terlampau tinggi. Tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.13
Produsen Setop Produksi-Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 13.00
Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dipalsukan dan Seret 25 Merek
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 08.32
Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, Bakom Soroti Kerugian Konsumen
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.30
Rincian 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu
Berita terkait
Bapanas Bongkar Dugaan Praktik Curang Beras Fortifikasi, Kenali Sejumlah Mereknya
JawaPos · 15 September 2026 pukul 14.15
Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Label Tak Sesuai Kandungan, Dijual Mahal
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 13.57
Polri Akan Proses Hukum Kasus Temuan Beras Fortifikasi Abal-abal
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.29
Amran Geram, Beras Fortifikasi Abal-abal Rugikan Masyarakat Rp 89 T
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.54